
Mahasiswa KKN UNDIP mendampingi UMKM Kerupuk Rejo melalui edukasi sanitasi pangan, penyimpanan dan pengolahan yang baik, penerapan 5S dan ergonomi, serta penggunaan APD untuk mendukung proses produksi yang lebih higienis, aman, dan tertata
Salatiga, 18 Agustus 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro Kelurahan Blotongan telah berhasil menyelesaikan program multidisiplin 1.2 dengan tema “Edukasi dan Pengembangan UMKM bagi Masyarakat Kelurahan Blotongan sebagai Bentuk Pemenuhan SDGs 6 (Clean Water and Sanitation)”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di UMKM Kerupuk Rejo, RT 01/RW 05, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, pada Kamis, 30 Juli 2026.
Program ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pekerja pada UMKM Kerupuk Rejo akan pentingnya sanitasi dalam usaha pangan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara bersama pemilik usaha Kerupuk Rejo, Bapak Machmud Fathoni, pada 21 Juli 2026. Ditemukan bahwa masih terdapat beberapa aspek yang dapat dikembangkan, meliputi kebiasaan pekerja selama bekerja. Dalam wawancara tersebut, Beliau menyampaikan bahwa “Banyak pekerja yang belum terbiasa menggunakan APD saat bekerja, dan untuk mengangkat karung tepung masih dilakukan secara manual karena belum menggunakan alat bantu.” Kondisi tersebut juga terlihat dari hasil pengamatan lanjutan pada 24 Juli 2026 yang dilakukan dengan mengikuti secara langsung rangkaian proses produksi, mulai dari penyimpanan bahan baku, proses pencetakan, pemanggangan, penggorengan, hingga pengemasan kerupuk. Apabila kebiasaan tersebut tidak diperhatikan, dapat memengaruhi kualitas produk sekaligus kemungkinan terjadinya risiko selama bekerja. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan edukasi kebiasaan kerja yang aman dan nyaman.
Berdasarkan data hasil observasi yang telah diolah oleh Zicka Gusman Savitri, dilaksanakan kegiatan edukasi mengenai “Good Manufacturing Practice (GMP)” dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh Raihan Alfathoni. Selanjutnya, dilakukan penyampaian materi mengenai “Good Storage Practice (GSP)” oleh May Isnaini K.K., yang berfokus pada penyimpanan dan pengemasan kerupuk yang baik setelah proses penggorengan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai “Budaya Kerja 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) dan Ergonomi di Area Kerja” oleh Syahidna Dina P. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan APD berupa sarung tangan dan celemek sebagai bentuk dukungan untuk membiasakan pekerja menggunakan APD selama proses produksi kerupuk. Selama pelaksanaan sosialisasi, pekerja terlihat menyimak materi dengan antusias dan memberikan respons yang positif terhadap edukasi yang disampaikan.

Bapak Machmud Fathoni, selaku pemilik usaha Kerupuk Rejo yang menjadi lokasi pelaksanaan program kerja, menyatakan rasa syukurnya dan memberikan apresiasi terhadap pengadaan kegiatan edukasi yang telah dilaksanakan pada UMKM Kerupuk Rejo, “Alhamdulillah, apa yang telah mas dan mbak sampaikan kepada kami–baik itu berupa pengingat kembali maupun saran menjadi masukan bagi kami. Alhamdulillah ini yang pertama kali ada pelaksanaan KKN di tempat kami, ini menjadi KKN pertama yang mau turun ke UMKM di Blotongan,” ucap Pak Machmud pada sesi rekaman testimoni.
Acara reportase ini kemudian diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama, penyerahan poster mengenai sanitasi pangan oleh Mahasiswa KKN-Reguler UNDIP TIM II Kelurahan Blotongan kepada Bapak Machmud Fathoni selaku pemilik UMKM Kerupuk Rejo.
Penulis: Allisya Aubrelya P., Syahidna Dina P.
Fotografer: Nashwa Safira A.
Kontak Media: IG: @ceritablotongan/ Tiktok: @dibalikblotongan/ Email: dibalikblotongan@gmail.com
