
Mahasiswa KKN UNDIP mengajak PKK RW 01 Blotongan meningkatkan pemahaman tentang HIV/AIDS melalui edukasi pencegahan penularan, anti-stigma, penyalahgunaan narkoba, serta peran keluarga dalam mendukung kesejahteraan lansia
Salatiga, 18 Agustus 2026 – Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Universitas Diponegoro Kelurahan Blotongan telah selesai menyelenggarakan program kerja “Penguatan Edukasi Kesehatan Melalui Pencegahan Penyakit Menular Seksual (PMS) Bagi Masyarakat Kelurahan Blotongan Sebagai Bentuk Pemenuhan SDGs 3 (Good Health and Well-being) yang bertempat di Balai RW 01, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, pada Senin, 10 Agustus 2026.
Program ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya penanggulangan dan preventif terhadap isu eksistensi jumlah kasus HIV/AIDS pada kalangan Ibu Rumah Tangga yang terdata sebagai salah satu demografi korban (SIHA, April 2026). Pertimbangan utama dalam memilih demografi partisipan mengacu pada data terkait jumlah kasus HIV/AIDS di Kecamatan Sidorejo, yaitu kalangan Ibu Rumah Tangga, yang juga didukung oleh pertimbangan peran strategis ibu rumah tangga dalam memiliki pemahaman yang lebih lanjut perihal Penyakit Menular Seksual (PMS). Objektif utama program edukasi ini adalah untuk mengajarkan ibu-ibu selaku partisipan akan pentingnya memahami fakta-fakta di balik HIV/AIDS, yang juga meliputi stigma pada kalangan masyarakat terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), komitmen internasional dalam menyediakan fasilitas kesehatan gratis HIV/AIDS, serta bagaimana penyalahgunaan narkoba dapat berisiko penularannya.
Ketua KKN Kelompok II Blotongan, Allisya Aubrelya Putrie, menyatakan bahwa program kerja ini dirumuskan dengan objektif untuk memberikan edukasi berkelanjutan bagi warga desa. “Tim kami menyadari bahwa angka kasus HIV/AIDS pada Kota Salatiga, utamanya Kecamatan Sidorejo, membutuhkan perhatian yang lebih lanjut. Namun, pasca melaksanakan survey dengan masyarakat sekitar, kami mendapati bahwa informasi terkait HIV/AIDS maupun program sosialisasi terkait topik ini masih terbatas dan masih kurang tersebar secara meluas, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Pak Jumeri selaku Ketua RW 01. Dengan pemikiran ini, melalui program Edukasi Penyakit Menular Seksual, tim kami membersamai warga dalam proses mempelajari dan mengingat kembali terkait pencegahan, stigma, fasilitas kesehatan, dan hukum seputar HIV/AIDS,” dinyatakannya pasca pelaksanaan kegiatan program kerja tersebut.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembukaan dan pre-test yang dipandu oleh May Isnaini K. K, dan disusul dengan pemaparan materi yang bertajuk “Kenali HIV/AIDS, Cegah Penularannya”, yang disampaikan oleh Farah Alfy K. Tahapan 2 dari acara dilanjutkan dengan segmen “Psikoedukasi Anti-Stigma dan Empati HIV/AIDS” oleh Nashwa Safira A. Setelah segmen tersebut, penyampaian materi kembali dilanjutkan oleh Glorya Ardhana M.P.D mengenai “Edukasi Hukum terkait Penyalahgunaan Narkoba Sebagai Upaya Menekan Penularan HIV/AIDS”, dan diakhiri oleh Allisya Aubrelya P. dengan segmen “Edukasi Komitmen Internasional Dalam Menanggulangi HIV/AIDS”. Tahapan terakhir dari rangkaian acara ini ditutup dengan segmen kuis dan post-test yang diselenggarakan oleh Allisya Aubrelya P. Program ini juga diselingi dengan pemaparan materi lanjutan oleh Dr. Cahya Tri Purnami S.KM., M.Kes. terkait “Peran Keluarga Dalam Pemantauan Kesejahteraan Lansia”, selaku Koordinator Dosen Pembimbing Lapangan. Selama keberjalanan acara, partisipan terlihat sangat antusias terhadap rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dan senantiasa berinteraksi dengan pemateri pada setiap segmen.

Kepala RW 01 Blotongan, Bapak Jumeri, menyatakan apresiasi terhadap kontribusi dari para mahasiswa pada kalangan masyarakat RW 01 Blotongan. “Mahasiswa sudah proaktif, sehingga kami berterima kasih atas masukan dari mahasiswa kepada masyarakat, khususnya di RW 01, sekali lagi kami ucapkan selamat atas berjalannya acara ini”.
Acara reportase ini kemudian diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama, penyerahan cinderamata oleh Mahasiswa KKN-Reguler UNDIP TIM II Kelurahan Blotongan, dan didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan, yang diberikan kepada setiap partisipan–termasuk Bapak Jumeri dan Ibu Asmiari selaku Ketua RW 01.
Penulis: Allisya Aubrelya P., Syahidna Dina P.
Fotografer: Nashwa Safira A.
Kontak Media: IG: @ceritablotongan/ Tiktok: @dibalikblotongan/ Email: dibalikblotongan@gmail.com
