Lewat Warna dan Coretan, Mahasiswa KKN Undip Ajak Siswi SDN 02 Blotongan Belajar Kenali dan Ekspresikan Emosi

Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro mendampingi siswi SDN 02 Blotongan dalam sesi art therapy mewarnai mandala sebagai media ekspresi emosi, Senin (28/7/2026). (Dok. KKN Undip/May Isnaini)

SALATIGA, 17 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro, Nashwa Safira Anjani, melaksanakan program sosial kemasyarakatan yang bertemakan “CERIA (Cerdas Edukasi Menstruasi dan Pengelolaan Emosi)” di SDN 02 Blotongan, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, pada Senin, 28 Juli 2026. Kegiatan ini ditujukan kepada siswi perempuan yang tengah memasuki masa pubertas sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran serta pemahaman siswi mengenai perubahan yang terjadi dalam dirinya, baik secara fisik maupun emosional.

Program tersebut dilaksanakan berdasarkan kondisi yang ditemukan di lingkungan sekolah, khususnya terkait masih kurangnya pemahaman siswi mengenai perubahan emosi pada masa pubertas. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya memberikan edukasi mengenai menstruasi, mitos-mitos menstruasi, serta memberikan ruang bagi siswi untuk mengenali dan mengekspresikan emosinya.

Menurut Eva, salah satu peserta kegiatan, program ini memberikan pengalaman baru yang menyenangkan dalam mengenali dan mengekspresikan emosi. “Suka dan seru banget, kita bisa bebas mengekspresikan emosi dari gambar, warna, dan tulisan,” ujar Eva.

Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pembukaan dan perkenalan materi mengenai perubahan emosi pada masa pubertas serta pentingnya memahami siklus menstruasi. Selanjutnya, mahasiswa KKN UNDIP mengajak siswi mengikuti sesi psikoedukasi ekspresi emosi melalui art therapy, yang terdiri dari kegiatan mewarnai mandala dan menulis ekspresif (expressive writing) untuk mencurahkan pikiran dan perasaan. Selama kegiatan berlangsung, siswi terlihat antusias dan aktif berpartisipasi, baik dalam sesi diskusi maupun saat mempraktikkan kedua teknik art therapy tersebut. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa tidak hanya memberikan materi edukasi, tetapi juga mendampingi siswi secara langsung agar dapat mengenali dan mengekspresikan emosinya dengan lebih percaya diri. Hal tersebut dilakukan agar kegiatan tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi dapat diteruskan oleh siswi dalam menghadapi perubahan emosinya sehari-hari.

Nashwa Safira Anjani menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana untuk menjawab kebutuhan siswi di lingkungan Kelurahan Blotongan dalam memahami dan mengelola emosinya pada masa pubertas.

“Kegiatan ini kami rancang karena banyak siswi yang masih kesulitan memahami perubahan emosi yang mereka alami saat pubertas. Melalui art therapy, kami berharap siswi dapat memiliki media yang aman dan menyenangkan untuk mengekspresikan perasaannya, sekaligus lebih siap menghadapi perubahan pada masa pubertas,” jelas Nashwa.

Salah satu peserta lainnya, Iza, turut membagikan kesannya mengikuti kegiatan ini. “Seneng bisa ningkatin rasa percaya diri. Kakak-kakak menemani per kelompok, materinya mudah dipahami,” ujar Iza.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi berbagi cerita antar siswi mengenai karya mandala dan tulisan ekspresif yang telah mereka buat, dilanjutkan dengan foto bersama. Melalui program CERIA ini, mahasiswa KKN berharap siswi SDN 02 Blotongan dapat lebih memahami perubahan yang terjadi pada masa pubertas serta memiliki kemampuan mengelola emosi yang lebih baik, sekaligus dapat memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Penulis/Reporter: Nashwa Safira Anjani

Fotografer/Dokumentasi: May Isnaini

Lokasi: SDN 02 Blotongan, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga

Program: CERIA (Cerdas Edukasi Menstruasi dan Pengelolaan Emosi)